Bencana alam tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi sosial masyarakat yang terdampak. Dalam situasi bencana, prosocial behavior menjadi aspek penting karena berperan dalam memberikan bantuan dan mendukung proses pemulihan masyarakat. Namun, munculnya prosocial behavior dapat dipengaruhi oleh faktor sosial dan situasional, seperti bystander effect dan konformitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bystander effect dan konformitas terhadap prosocial behavior pada masyarakat yang terdampak bencana alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 412 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala prosocial behavior, bystander effect, dan konformitas. Data penelitian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bystander effect memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap prosocial behavior (p < 0,05). Konformitas juga memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap prosocial behavior (p < 0,05). Selain itu, secara simultan bystander effect dan konformitas memiliki hubungan yang signifikan terhadap prosocial behavior dengan nilai F sebesar 228,749 (p < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor situasional dan sosial memiliki peran penting dalam membentuk perilaku prososial masyarakat pada kondisi bencana alam.
Copyrights © 2026