Pembelajaran dikatakan bermutu apabila peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan menunjukkan semangat belajar yang besar, dan rasa percaya pada diri sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besarnya pengaruh kepemimpinan intruksional kepala sekolah, dan komunitas belajar secara bersama-sama terhadap mutu pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian korelasi. Populasi penelitian ini 230 guru dan sampel penelitian 146 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) korelasi kepemimpinan intruksional kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran sebesar 0,800. Pengaruh kepemimpinan intruksional kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap variabel mutu pembelajaran sebesar 63,9%. (2) Korelasi komunitas belajar terhadap mutu pembelajaran sebesar 0,895. Pengaruh komunitas belajar berpengaruh signifikan terhadap varibel mutu pembelajaran sebesar 80,2%. (3) Pengaruh yang signifikan kepemimpinan intruksional kepala sekolah dan komunitas belajar terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 4,661 + 0,508X1 + 0,648X2. Kemudian nilai koefisien korelasi r adalah sebesar 0,935. Hasil koefisien determinasi pengaruh variabel X1 dan X2 terhadap Y adalah sebesar 87,5%.
Copyrights © 2026