Penelitian ini bertujuan mengungkap kepribadian tokoh dalam cerpen Dokter Psikopat karya Juju Juwita dengan mengkaji bagaimana id, ego, dan superego berinteraksi membentuk tindakan serta konflik batin Dr. Eren, Dr. Awan, dan tokoh pendukung lainnya. Cerpen ini mengangkat tema psikologis yang jarang diangkat dalam sastra Indonesia, yaitu gangguan kepribadian antisosial (psikopati) pada seorang profesional medis. Fokus kajian dibatasi pada teks cerpen dan tiga tokoh utama tanpa meninjau aspek sosiologis yang lebih luas. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud melalui proses pengumpulan serta pengelompokan kutipan yang berkaitan dengan struktur kepribadian. Data yang dianalisis berupa potongan teks yang menggambarkan perilaku, perasaan, dan pemikiran tokoh, kemudian ditafsirkan menggunakan kerangka psikodinamik Freud. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dr. Eren didominasi oleh id (dorongan naluriah sadis dan haus kekuasaan) tanpa kendali superego, sedangkan Dr. Awan dan Reina menunjukkan keseimbangan antara id (naluri menyelamatkan), ego (pertimbangan logis), dan superego (nilai moral kemanusiaan). Penelitian ini juga menemukan bahwa tokoh ibu dan ayah dari Dr. Eren merepresentasikan kegagalan superego eksternal dalam membentuk kepribadian anak. Simbol-simbol seperti pisau belati, cairan otak, dan ruang operasi dianalisis sebagai manifestasi dari dorongan id yang tidak terkendali.
Copyrights © 2026