Studi ini menelaah dampak likuiditas dan solvabilitas terhadap capaian keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk sepanjang 2023–2025. Likuiditas ditinjau lewat Current Ratio (CR); solvabilitas ditelusuri melalui dua indikator, yakni Debt to Asset Ratio (DAR) serta Debt to Equity Ratio (DER); sedangkan capaian keuangan dievaluasi berdasarkan Return on Assets (ROA). Studi kasus deskriptif kuantitatif ini menelaah laporan keuangan tahunan emiten tersebut selama tiga tahun buku, 2023 hingga 2025. Hasil analisis menemukan likuiditas melemah pada 2024 lalu terangkat sedikit pada 2025, walau belum juga mencapai taraf yang sehat. Bersamaan dengan itu, beban utang membengkak tajam sehingga angka solvabilitas ikut terkerek naik. Situasi tersebut menggerus capaian keuangan, terlihat dari minimnya laba yang dihasilkan dari keseluruhan aset. Karena itu, penataan aset lancar dan komposisi pendanaan menjadi prioritas bila perusahaan ingin memperbaiki kinerjanya.
Copyrights © 2026