Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa
Vol 20, No 3 (2026)

Dikotomi dan Integrasi Sains: Analisis Filsafat Sains antara Tradisi Barat Sekuler dan Islam Teosentris

Rahmad Ridwan (Universitas Insaniah Sumatera Utara Tebing Tinggi)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Perbedaan mendasar antara paradigma sains Barat dan sains Islam melalui pendekatan filsafat sains, dengan menitikberatkan pada aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Sains Barat modern berkembang dalam kerangka rasionalisme, empirisme, dan sekularisme yang memisahkan ilmu pengetahuan dari nilai-nilai metafisik dan religius. Akibatnya, sains cenderung dipahami sebagai sistem yang netral dan bebas nilai, namun dalam praktiknya melahirkan berbagai krisis etis, ekologis, dan dehumanisasi teknologi. Sebaliknya, sains dalam perspektif Islam berpijak pada prinsip tauhid yang menempatkan Tuhan sebagai sumber dan tujuan pengetahuan. Dalam epistemologi Islam, wahyu, akal, dan pengalaman empiris dipahami sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi dan terintegrasi. Melalui kajian filosofis-komparatif, artikel ini menunjukkan bahwa perbedaan pandangan dunia (worldview) melahirkan orientasi keilmuan yang berbeda pula. Artikel ini menyimpulkan bahwa dialog dan integrasi antara rasionalitas ilmiah Barat dan nilai-nilai spiritual Islam merupakan kebutuhan mendesak untuk membangun sains yang tidak hanya unggul secara metodologis, tetapi juga berlandaskan etika, kemanusiaan, dan keseimbangan kosmis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juwarta

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education

Description

This journal is a collection of scientific works from the lecturers of the Dharmawangsa university from various fields of science, as a form of published research. hopefully can increase our knowledge together and improve the insight into the world of ...