Latar belakang: Menarche merupakan menstruasi pertama yang menjadi penanda kematangan reproduksi remaja putri. Kurangnya pengetahuan tentang menarche dapat menimbulkan kecemasan, rasa takut, malu, dan perilaku personal hygiene yang kurang tepat. Media video edukasi berpotensi menjadi sarana pendidikan kesehatan reproduksi yang menarik, konkret, dan mudah dipahami oleh siswi sekolah dasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media video edukasi terhadap pengetahuan siswi tentang menarche di SDN 75 Kota Bengkulu Tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 41 siswi kelas IV dan V yang belum mengalami menarche, berusia 10-12 tahun, dan dipilih menggunakan stratified random sampling. Intervensi berupa video edukasi menarche berdurasi 4 menit diberikan sebanyak tiga kali pada 16, 18, dan 20 Juni 2025. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 13 pertanyaan pilihan ganda sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 7,05 sebelum intervensi menjadi 11,49 setelah intervensi, dengan beda mean 4,44. Skor minimum meningkat dari 4 menjadi 10, sedangkan skor maksimum meningkat dari 9 menjadi 13. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Media video edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswi tentang menarche. Video edukasi dapat diintegrasikan dalam program UKS dan kegiatan promosi kesehatan reproduksi di sekolah dasar
Copyrights © 2025