Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan multisensori dalam meningkatkan keterampilan menyanyikan tembang dolanan pada murid kelas I SD IT Al-Husna Mayong. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas sembilan murid kelas I yang memiliki karakteristik kemampuan dan pengalaman berbahasa Jawa yang beragam. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes unjuk kerja untuk memperoleh informasi mengenai proses pembelajaran, aktivitas murid serta perkembangan keterampilan menyanyikan tembang dolanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan multisensori mampu meningkatkan keterampilan murid dalam melafalkan lirik, mengikuti nada dan irama serta menumbuhkan kepercayaan diri saat bernyanyi. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 82 pada siklus I menjadi 98 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 88% menjadi 100%. Pembahasan menunjukkan bahwa pemanfaatan media visual, auditori dan kinestetik yang dipadukan dengan pembelajaran berdiferensiasi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, bermakna dan sesuai dengan kebutuhan belajar murid. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan multisensori dalam pembelajaran tembang dolanan sebagai upaya meningkatkan keterampilan bernyanyi sekaligus melestarikan budaya lokal sejak jenjang sekolah dasar. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi pembelajaran tersebut dapat menjadi alternatif inovatif bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada murid serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji pembelajaran berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026