Sebagai negara yang memiliki beragam suku, agama, budaya, maupun bahasa, Indonesia rentan sekali terjadi konflik sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Guna meminimalisasi terjadinya konflik maka dibutuhkan suatu konsep yang diyakini bersama dapat menyelaraskan berbagai konflik kepentingan di tengah keberagaman. Konsep Moderasi beragama yang mengajarkan tentang bagaimana kita hidup saling menghargai, menjunjung tinggi toleransi, dan menghormati keberagaman bisa menyatukan berbagai kepentingan dalam masyarakat yang multikultural. Penanaman nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini sangat penting, karena fase ini merupakan fase pembentukan karakter, sikapĀ dan sistem nilai yang akan memengaruhi kehidupan individu pada masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penguatan moderasi beragama sejak dini sebagai strategi mencegah terjadinya konflik sosial dalam masyarakat yang multikultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi pustaka melalui analisis literatur dan jurnal ilmiah, serta buku teks selama 5 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan moderasi beragama sejak dini berkontribusi dalam menumbuhkan sikap empati, toleransi, penghargaan terhadap perbedaan serta kemampuan hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman. Nilai-nilai tersebut menjadi penting dalam mencegah konflik sosial di tengah masyarakat multikultural. Penguatan moderasi beragama sejak dini dapat dijadikan investasi sosial jangka panjang untuk mewujudkan kehidupan yang aman, damai, toleran, inklusif, dan harmonis.
Copyrights © 2026