Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ENGKER (Engklek Kerja Sama) melalui model GBL untuk meningkatkan hasil belajar murid pada materi pancaindra manusia di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah murid kelas III SDN 2 Tabongo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli pengguna, lembar kepraktisan, serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER memperoleh persentase kelayakan sebesar 93% dengan kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, dan ahli pengguna. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 87,5% dengan kategori sangat praktis. Adapun hasil uji keefektifan menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 42,5% dan rata-rata nilai post-test sebesar 86%. Perhitungan N-Gain memperoleh nilai sebesar 0,74 dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ENGKER dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar murid pada materi pancaindra manusia di sekolah dasar.
Copyrights © 2026