Kemampuan menulis narasi merupakan fondasi literasi yang kerap belum berkembang optimal pada siswa kelas IV sekolah dasar, terlebih ketika pembelajaran masih berpusat pada kerja individu dan minim stimulus visual. Penelitian ini bertujuan menelaah sejauh mana teknik Round Table yang dipadukan dengan media cerita bergambar digital mampu meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa. Rancangan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dua siklus dengan pendekatan campuran (mixed methods). Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV UPT SDN 128 Patampanua yang ditetapkan melalui total sampling. Data dijaring melalui tes menulis pada tahap awal dan akhir, lembar observasi partisipatif, serta dokumentasi tulisan. Instrumen tes divalidasi oleh dua ahli dengan indeks Aiken’s V sebesar 0,86 (kategori tinggi) dan reliabilitas antarpenilai 0,84. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif, uji paired sample t-test, dan N-gain, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik dan diperkuat melalui triangulasi. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila ≥75% siswa mencapai KKM (≥75). Hasil uji statistik memperlihatkan perbedaan yang signifikan antara skor awal dan akhir (t = 12,56; p < 0,001), dengan rerata naik dari 61,20 menjadi 82,70 dan N-gain 0,55 (kategori sedang). Temuan kualitatif memperkuat angka tersebut melalui tiga tema: partisipasi kolaboratif, stimulasi kreativitas oleh media digital, dan penguatan pemahaman struktur narasi. Implikasinya, pemaduan strategi kooperatif bergilir dengan media visual digital patut dipertimbangkan sebagai praktik rutin pembelajaran menulis di jenjang sekolah dasar.
Copyrights © 2026