Penggunaan media pembelajaran berbasis buku yang mengintegrasikan kearifan lokal masih terbatas, sehingga belum mampu mendukung pengembangan literasi awal anak usia dini secara optimal. Buku cerita bergambar makanan tradisional Kota Serang dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi awal AUD sekaligus mengenalkan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan mengetahui efektivitas buku cerita bergambar makanan tradisional khas Kota Serang dalam meningkatkan literasi awal AUD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Teknik pengumpulan data adalah observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak usia 5–6 tahun dan 3 orang guru. Hasil analisis kebutuhan pengembangan media buku cerita makanan tradisional Kota Serang diperoleh nilai rata-rata literasi awal AUD sebesar 49,86%, menunjukkan bahwa literasi awal AUD masih perlu ditingkatkan. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh kategori sangat layak dari ahli materi (90%) dan ahli media (84%), serta kategori layak dari ahli PAUD (78,18%). Hasil uji coba skala kecil dan skala besar memperoleh persentase masing-masing sebesar 85,50% dan 90,68% dengan kategori sangat baik. Efektivitas penggunaan media berdasarkan uji paired sample t-test diperoleh p-value 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa media buku cerita bergambar makanan tradisional Kota Serang layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan literasi awal AUD.
Copyrights © 2026