Wilayah pesisir memiliki tantangan dalam menjaga kualitas pangan segar akibat suhu dan kelembapan lingkungan yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan buah mudah mengalami kerusakan dan pembusukan sehingga berdampak pada ketahanan pangan rumah tangga. Masyarakat Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Provinsi Gorontalo, masih menerapkan metode penyimpanan buah secara konvensional yang kurang efektif dalam mempertahankan kesegaran buah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna CharCool Box sebagai media penyimpanan buah berbasis pendinginan evaporatif alami menggunakan arang. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, edukasi melalui media video, praktik sanitasi dan higiene dalam penanganan buah, demonstrasi pembuatan dan penggunaan CharCool Box, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai praktik sanitasi dan higiene, penanganan buah yang aman, serta pemanfaatan CharCool Box sebagai teknologi penyimpanan yang murah, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan. Inovasi CharCool Box dinilai sesuai dengan kondisi wilayah pesisir dan berpotensi mendukung ketahanan pangan rumah tangga secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026