Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan menggunakan media boneka tangan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa anak akibat penggunaan alat peraga pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang anak kelas A (usia 4–5 tahun) di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan target keberhasilan klasikal sebesar 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak yang signifikan pada setiap tahapan. Nilai rata-rata kemampuan berbahasa anak pada kondisi Pra-Siklus hanya sebesar 28,125%. Setelah diberikan tindakan, rata-rata performa anak meningkat pada Siklus I Pertemuan ke-1 menjadi 42,9%, Siklus I Pertemuan ke-2 menjadi 55%, Siklus II Pertemuan ke-1 menjadi 75%, dan mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan ke-2 sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini.
Copyrights © 2025