Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK MELALUI PEMBELAJARAN DI SENTRA BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK Kiki Supriyanti; Yusria Yusria; Sandi Maspika; Ridwan Ridwan; Fiqi Nurmanda Sari
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/smartkids.v3i1.75

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pendekatan saintifik melalui pembelajaran di sentra bahan alam untuk meningkatkan kreativitas anak Raudhatul Athfal Rahmatullah Kota Jambi Usia 5-6 Tahun. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Raudhatul Athfal Rahmatullah Kota Jambi kelas B tahun 2020 yang berjumlah 18 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak melalui penerapan pendekatan saintifik melalui pembelajaran di sentra bahan alam. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Hasil pada penelitian ini menyatakan adanya peningkatan kreativitas anak melalui penerapan pendekatan saintifik melalui pembelajaran di sentra bahan alam. Hal ini dibuktikan dengan skor rata-rata pra siklus kreativitas anak yaitu 37,78% siklus I meningkat menjadi 59,03% dan mengalami peningkatan paling tinggi pada siklus II menjadi 88,33%.
Tari Dan Gerak Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Lokal Untuk Menanamkan Sikap Sadar Budaya Di Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi Yusria Yusria; Achmad Fadlan; Fiqi Nurmanda Sari; Nurmalia Nurmalia; Asmawati; Firsly Mardatilah; Ice Sulismayani; Siti Miftahul Khairani; Sri Ludfi; Mariana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.127 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i1.763

Abstract

Jambi merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beraneka ragam sumber daya alam, sumber daya manusia, serta seni budaya lokal. Seni budaya berbentuk lagu, tari, dan acara adat merupakan budaya lokal yang harus dijaga kelestariannya serta eksistensinya di masyarakat. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa generasi muda terutama anak usia dini saat ini kurang dekat lagi dengan budaya lokal akibat perkembangan kemajuan teknologi. Anak-anak saat ini lebih mengenal lagu-lagu dan tarian yang terdapat di media sosial Tik-Tok daripada lagu dan tarian yang berasal dari daerahnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan agar mengenalkan kembali budaya seni berupa lagu dan tarian lokal kepada guru dan peserta didik di Raudhatul Athfal Ibnu Sina Desa Ulu Gedong Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan refleksi. Hasil dari pengabdian ini berupa kegiatan sosialisasi serta penampilan seni tari dan nyanyian lagu daerah Jambi pada acara pentas seni di sekolah. Kegiatan ini memberikan pengetahuan terkait lagu dan tari sebagai budaya lokal, serta manfaatnya baik dari segi perkembangan sosial emosional serta fisik motorik bagi anak usia dini. Tarian yang dikenalkan pada kegiatan pengabdian ini ialah Tari Tabur Beras Kunyit, Tari Batanghari, Tari Serampang Laut, Selain itu, dikenalkan pula lagu daerah Jambi berjudul Dagang Manumpang, Batanghari, serta Gadis Dusun melalui penampilan musik perkusi sederhana oleh mahasiswa pada kegiatan pentas seni. Pengenalan tari dan gerak merupakan salah satu upaya meningkatkan budaya lokal untuk menanamkan sikap sadar budaya bagi masyarakat dalam hal ini guru dan peserta didik di RA Ibnu Sina Kota Jambi. Kata kunci: Tari, Gerak, Budaya Lokal, Sadar Budaya
The Bakunun Oral Tradition in the Construction of Kerinci Cultural Identity in the Modern Era Fiqi Nurmanda Sari; Nurfadliyati Nurfadliyati
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 21, No 1 (2026): Vol 21, No 1 (2026): Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol. 21 No. 1
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.21.1.123-143

Abstract

This study examines the Bakunun oral tradition as a cultural heritage of the Kerinci community in Jambi, which is currently in a critical condition due to weak intergenerational transmission and the pressures of modernity. The research problem focuses on the forms, existence, and meanings of the Bakunun tradition within Kerinci society, as well as its role in shaping and sustaining cultural identity, particularly among younger generations. The study aims to describe the practice of Bakunun, analyze its current condition of continuity, and reveal the social and cultural meanings embedded in it within the context of social change. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted through stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation. The theoretical framework draws on concepts of oral tradition and cultural identity construction, particularly Stuart Hall’s view of identity as a dynamic and continuously negotiated process. The findings indicate that Bakunun functions not only as a form of entertainment and moral education, but also as a medium for transmitting customary values, religiosity, and Kerinci cultural identity. However, limited regeneration and insufficient institutional support have placed this tradition at risk of extinction, highlighting the urgent need for revitalization strategies involving younger generations and educational institutions.
Integration of Participatory Action Research and Community-Led Total Sanitation in Transforming the Sanitation Behavior of Riverbank Communities Toward an Open Defecation Free Village Fiqi Nurmanda Sari; Nurfadliyati Nurfadliyati
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2026v4i1.2652

Abstract

Open Defecation (OD) along riverbanks constitutes a multidimensional sanitation challenge rooted in cultural normalization, limited infrastructure, and the absence of binding local regulations. This community engagement program aims to transform sanitation behavior among residents of Berembang Village, Muaro Jambi Regency, through an integrative intervention model that combines Participatory Action Research (PAR) with Community-Led Total Sanitation (CLTS). The intervention procedure comprises three sequential stages: (1) triggering and social mapping to build collective awareness and identify high-risk OD locations; (2) policy and institutional advocacy to promote the formulation of a Village Regulation draft on sanitation; and (3) a stimulus-based infrastructure intervention through the distribution of SNI-standard squat toilets to Low-Income Communities (LICs). Program evaluation was conducted using a participatory monitoring approach with data source triangulation. The results indicate: in the cultural dimension, the establishment of an anti-OD “Social Contract” reflecting a shift in social norms; in the institutional dimension, the development of a Village Regulation draft as a long-term instrument of social control; and in the physical dimension, improved access to proper sanitation for vulnerable groups through a community-based self-help (gotong royong) development model. The “Behavior Change Triangle” model—integrating software (awareness), hardware (facilities), and rules (regulations)—has proven effective as a strategy to accelerate the achievement of Open Defecation Free (ODF) status in riparian areas.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK Yulanda Yulanda; Fiqi Nurmanda Sari; Husin Husin
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan menggunakan media boneka tangan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa anak akibat penggunaan alat peraga pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang anak kelas A (usia 4–5 tahun) di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan target keberhasilan klasikal sebesar 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak yang signifikan pada setiap tahapan. Nilai rata-rata kemampuan berbahasa anak pada kondisi Pra-Siklus hanya sebesar 28,125%. Setelah diberikan tindakan, rata-rata performa anak meningkat pada Siklus I Pertemuan ke-1 menjadi 42,9%, Siklus I Pertemuan ke-2 menjadi 55%, Siklus II Pertemuan ke-1 menjadi 75%, dan mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan ke-2 sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA TANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK Shamila Anisa Putri; Siti Mariah Ulfah; Fiqi Nurmanda Sari
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan menggunakan media boneka tangan. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa anak akibat penggunaan alat peraga pembelajaran yang kurang menarik dan monoton. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 orang anak kelas A (usia 4–5 tahun) di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan target keberhasilan klasikal sebesar 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa anak yang signifikan pada setiap tahapan. Nilai rata-rata kemampuan berbahasa anak pada kondisi Pra-Siklus hanya sebesar 28,125%. Setelah diberikan tindakan, rata-rata performa anak meningkat pada Siklus I Pertemuan ke-1 menjadi 42,9%, Siklus I Pertemuan ke-2 menjadi 55%, Siklus II Pertemuan ke-1 menjadi 75%, dan mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan ke-2 sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media boneka tangan efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini.
INTERACTIVE ELECTRONIC MODULE INTEGRATED WITH AUGMENTED REALITY CONTEXT OF LOCAL WISDOM OF JAMBI CULTURE Muslimahayati Muslimahayati; Fiqi Nurmanda Sari
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.12087

Abstract

There are many studies discussing the development of interactive electronic modules, but only a few integrate them using Augmented Reality and local culture. This study aims to develop a valid and practical interactive E-Module using Augmented Reality technology with the context of Jambi's local cultural wisdom as an alternative interesting teaching material to visualize a concept in increasing understanding related to the structure of an object that is relevant to everyday life. The research was developed with 4D stages (Define, Design, Develop, and Disseminate). Data collection was carried out using expert validation sheets, practicality questionnaire sheets and documentation. The results of the study indicate that the developed e-module is valid and practical. The results of media and material validation at the expert validation stage showed results of 96.86% and 93.75% that the e-module has been valid and very well developed. Practicality is seen at the small group stage (3 high-ability students, 3 medium-ability students and 3 low-ability students) which gave results of 85.415% so that the e-module is practical and categorized as very good. Furthermore, the field test (17 students) provided a descriptively positive response to the developed electronic module. This research also impacts the process of transforming culture into a learning medium, providing solutions for cultural preservation in the digital age, and fostering positive energy between education, culture, and the use of technology in learning.