Rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Pertiwi 1 Paninjauan Kabupaten Solok. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui pemanfaatan bahan sisa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada observasi awal persentase kemampuan motorik halus anak sebesar 31,42%, meningkat menjadi 57,14% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 85,71% pada siklus II. Dengan demikian, pemanfaatan bahan sisa terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan menggunting, menempel, dan meronce.
Copyrights © 2026