Keterbatasan media pembelajaran interaktif dalam mata pelajaran SBDP di Madrasah Ibtidaiyah mendorong penelitian ini. Khususnya, batasan terkait dengan materi pencampuran warna, yang berdampak pada kemampuan guru untuk menerapkan pendekatan pembelajaran kreatif dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan media berbasis Wick Editor. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat adalah Pre-Experimental, dengan desain One-Group Pretest-Posttest pada 20 siswa di kelas 2 MIS ITTAQU Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara serta tes hasil belajar (Pretest-Posttest) untuk mengetahui kebutuhan kelas. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan yang signifikan; rat-rata skor siswa naik dari 62,5 pada tes sebelumnya (pretest) menjadi 85,0 pada tes selanjutnya (posttest). Perhitungan didapat dari rumus N-Gain menunjukkan nilai 0,6 yang termasuk dalam kategori "Sedang" dan peningkatan skor sebesar 36%. Selain meningkatkan hasil belajar, penelitian ini juga terbukti meningkatkan kemampuan guru dalam memakai media digital di kelas. Dengan demikian, siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang materi pencampuran warna melalui penggunaan media interaktif Wick Editor.
Copyrights © 2026