Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya motivasi peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an Juz 30 di MAN 1 Kotamobagu. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan peserta didik yang kurang konsisten dalam menyetor hafalan, mudah jenuh, mengalami kesulitan menjaga hafalan, serta terganggu oleh penggunaan handphone yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam memotivasi peserta didik menghafal Al-Qur’an Juz 30 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dilakukan melalui penanaman motivasi spiritual, pendampingan berkelanjutan, penguatan kepercayaan diri, pembinaan disiplin belajar, penerapan metode muraja’ah dan talaqqi, sistem saling menyimak hafalan, pemberian apresiasi, serta kerja sama dengan orang tua. Faktor pendukung meliputi minat peserta didik, lingkungan madrasah, dukungan teman sebaya, orang tua, dan kebijakan madrasah. Adapun faktor penghambat meliputi rasa malas, motivasi tidak stabil, perbedaan kemampuan, penggunaan handphone, dan keterbatasan waktu. Dengan demikian, peran guru PAI sangat penting dalam menjaga motivasi dan keberlanjutan hafalan peserta didik
Copyrights © 2026