Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Contextual Learning dan menganalisis peningkatan kemampuan maharah kalam (keterampilan berbicara) Bahasa Arab pada tema البيت (Al-Baytu/Rumah) siswa kelas VII MTs Ulul Albab Banjar Agung. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan rendahnya kemampuan maharah kalam siswa, dengan nilai rata-rata pra-siklus hanya 66,46 dan ketuntasan klasikal 38,5%. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus: rata-rata nilai meningkat dari 66,46 (pra-siklus) menjadi 73,73 pada Siklus I (ketuntasan 69,2%), dan mencapai 80,73 pada Siklus II (ketuntasan 92,3%). Aktivitas guru meningkat dari rata-rata 2,53 (Cukup) menjadi 3,13 (Baik), dan aktivitas siswa dari 2,54 (Cukup) menjadi 3,38 (Baik). Dengan demikian, model Contextual Learning terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan maharah kalam Bahasa Arab siswa.
Copyrights © 2026