Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kompetensi, dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan Generasi Z di Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 96 karyawan Generasi Z yang dipilih menggunakan rumus Lemeshow. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda yang didukung oleh uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, kompetensi dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, pelatihan, kompetensi, dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan Generasi Z. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa 58,1% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa kompetensi dan pengembangan karir merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat program pengembangan kompetensi serta menyediakan jalur karir yang jelas untuk mengoptimalkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026