Pendidikan karakter di wilayah pedesaan sering kali terkendala oleh terbatasnya ruang ekspresi bagi anak-anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran Panggung Seni Anak Cikondang (PSAC) sebagai wadah ekspresi kreatif, menganalisis fungsinya sebagai media edukasi budaya dan religiusitas, serta menjelaskan kontribusinya terhadap pembentukan karakter melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikondang. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa PSAC efektif menumbuhkan keberanian, rasa percaya diri, dan motivasi anak melalui pementasan seni, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal dan religiusitas melalui hadroh, mars, serta prosesi wisuda tahfidz. Dukungan masyarakat dalam bentuk apresiasi turut memperkuat ikatan sosial anak dengan komunitasnya. Simpulan penelitian menegaskan bahwa PSAC merupakan instrumen transformasi sosial yang membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama secara efektif, dengan implikasi perlunya orientasi program KKN dan pemberdayaan masyarakat pada pengembangan seni-budaya berkelanjutan sebagai fondasi pendidikan karakter generasi muda.
Copyrights © 2026