Kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadan merupakan salah satu aksi sosial keagamaan yang sangat berpotensi untuk menumbuhkan kepedulian, empati, dan solidaritas antarsesama. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN ini bertujuan untuk memperkuat nilai keislaman, meningkatkan partisipasi warga, serta membangun kohesi sosial di Kecamatan Waru, Sidoarjo. Pendekatan pengabdian yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) yang berorientasi pada kekuatan internal komunitas melalui lima fase utama, yaitu Discovery, Dream, Design, Define, dan Do. Teknik pengumpulan data dilakukan secara kombinasi melalui wawancara semi-terstruktur kepada pengurus lingkungan dan tokoh masyarakat, serta observasi partisipatif dengan keterlibatan langsung mahasiswa KKN di lapangan bersama warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada partisipasi aktif dan kepedulian sosial warga, di mana interaksi antarwarga menjadi lebih intensif sehingga tercipta suasana lingkungan yang lebih harmonis, kompak, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademis dan spiritual bagi peserta, tetapi juga melatih kemandirian masyarakat dalam mengelola program sosial secara mandiri. Program berbagi takjil ini direkomendasikan untuk menjadi agenda rutin tahunan dengan melibatkan generasi muda serta peningkatan koordinasi organisasi yang lebih terstruktur di masa mendatang.
Copyrights © 2026