Jurnal Ilmiah Telaah
Vol 11, No 2: July 2026

Apresiasi Puisi Sebatang Lisong Berbasis Aplikasi Teori Serta Refleksi Nilai Pembentukan Karakter

Auzi Ilaturahmi (Universitas Jambi)
Juliana Sinaga (Universitas Jambi)
Nurul Azzara Melani (Universitas Jambi)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji puisi “Sajak Sebatang Lisong” karya W. S. Rendra dengan menggunakan pendekatan objektif dalam studi sastra. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya memahami puisi sebagai struktur otonom yang membangun makna melalui unsur intrinsik tanpa mengaitkannya dengan latar belakang pengarang ataupun konteks sosial secara langsung. Puisi ini dipilih karena memuat kritik sosial yang kuat dan relevan terhadap kondisi masyarakat.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) puisi "Sajak Sebatang Lisong" dibangun oleh struktur fisik dan struktur batin yang saling berkaitan, seperti diksi, citraan, bunyi, gaya bahasa, tema, nada, rasa, dan amanat serta permainan bunyi sehingga membangun lapis makna kritis dan reflektif tentang ketimpangan sosial, pendidikan, dan kekuasaan di Indonesia dan 2) Puisi ini mengandung  amanat moral yang kuat bagi pembentukan karakter. Hasil kajian penting karena upaya memahami bagaiamana simbol “Sebatang Lisong” bekerja dalam stuktur puisi dapat membawa peneliti melihat bagaimana pesan sosial dibangun secara artistik dan terencana. Alasan lain adalah memperkaya pemahaman analisis puisi berbasis struktur teks secara mendalam dan sistematis sehingga mengurangi penafsiran bebas tanpa dasar ataupun mengaitkannya dengan latar belakang pengarang. Selain itu, yang juga utama adalah hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan media refleksi sosial.Kata Kunci: Apresiasi Puisi “Sajak Sebatang Lisong”, Aplikasi Teori, Pendekatan Objektif, dan Nilai Pembentukan KarakterAbstract:  This study examines the poem "Sajak Sebatang Lisong" by W. S. Rendra using an objective approach in literary studies. The choice of topic is grounded in the importance of understanding the poem as an autonomous structure that constructs meaning through intrinsic elements, independent of the author's background or direct social context. The poem was selected due to its potent and relevant social critique regarding societal conditions. A descriptive-qualitative research method employing structural analysis was utilized. The findings indicate that: 1) "Sajak Sebatang Lisong" is composed of interconnected physical and inner structures—such as diction, imagery, sound, figurative language, theme, tone, mood, message, and sound play—which establish layers of critical and reflective meaning concerning social inequality, education, and power dynamics in Indonesia; and 2) the poem conveys a strong moral message relevant to character building. This study is significant because understanding the function of the "Sebatang Lisong" (A Single Cigar) symbol within the poem's structure allows for insight into how social messages are constructed in an artistic and deliberate manner. Furthermore, the study enriches the understanding of text-based structural analysis—approached deeply and systematically—thereby minimizing baseless, arbitrary interpretations or reliance on the author's biography. Finally, a key objective is for the research findings to serve as a medium for social reflection.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

telaah

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil ...