PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Jambi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang asuransi kredit. Selama periode Januari hingga Desember 2021, perusahaan mengalami fluktuasi jumlah pelanggan yang berdampak pada ketidakstabilan kinerja, pencapaian Key Performance Indicator (KPI), dan pendapatan perusahaan. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif guna meningkatkan penjualan produk asuransi dan mempertahankan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan, serta faktor eksternal berupa peluang dan ancaman yang memengaruhi perusahaan, sehingga dapat dirumuskan strategi pemasaran yang sesuai. Metode yang digunakan adalah analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) untuk menyusun alternatif strategi berdasarkan kondisi internal dan eksternal perusahaan, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi yang menjadi prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan berada pada Kuadran V dengan total skor IFAS sebesar 2,785 dan EFAS sebesar 2,663, yang mengindikasikan strategi menjaga pangsa pasar disertai pengembangan produk. Berdasarkan hasil AHP, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah peningkatan kualitas pelayanan dengan bobot 0,411, karena dinilai paling efektif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan.
Copyrights © 2026