Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh demand management terhadap efisiensi operasional dengan supply chain agility sebagai variabel mediasi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Gorontalo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode explanatory research melalui teknik analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data dikumpulkan dari 120 responden pelaku UMKM sektor perdagangan dan kuliner yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demand management berpengaruh positif dan signifikan terhadap supply chain agility dan efisiensi operasional. Selain itu, supply chain agility terbukti secara signifikan memediasi hubungan antara demand management terhadap efisiensi operasional. Temuan ini menegaskan bahwa untuk mencapai efisiensi operasional yang optimal, pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan manajemen permintaan yang akurat, tetapi juga harus didukung oleh kelincahan rantai pasok agar dapat merespons dinamika pasar secara fleksibel dan cepat. Implikasi dari penelitian ini memberikan landasan strategis bagi UMKM untuk bertransformasi ke arah operasional yang berbasis data dan responsif.
Copyrights © 2026