Permainan bola voli merupakan olahraga yang kompleks sehingga membutuhkan penguasaan teknik dasar maupun teknik lanjutan agar dapat dimainkan dengan baik. Salah satu teknik dasar yang penting dikuasai oleh pemain bola voli adalah smash. Keberhasilan melakukan smash dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kemampuan melakukan loncatan vertikal. Pemain yang telah menguasai teknik smash, tetapi memiliki tinggi loncatan yang kurang optimal, dapat mengalami kesulitan dalam menghasilkan arah dan pukulan bola yang efektif. Oleh karena itu, kemampuan vertical jump merupakan salah satu komponen fisik yang penting dalam permainan bola voli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan skipping terhadap peningkatan tinggi loncatan vertikal pemain bola voli kelas V SD Inpres Mbongawani. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasi sebanyak 20 siswa dan sampel sebanyak 13 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tinggi loncatan vertikal setelah diberikan latihan skipping. Hasil pre-test menunjukkan nilai maksimum sebesar 90, nilai minimum sebesar 73, nilai rata-rata sebesar 80,23, dan standar deviasi sebesar 4,22. Sementara itu, hasil post-test menunjukkan nilai maksimum sebesar 99, nilai minimum sebesar 83, nilai rata-rata sebesar 89,53, dan standar deviasi sebesar 4,51. Berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test, dapat disimpulkan bahwa latihan skipping berpengaruh terhadap peningkatan tinggi loncatan vertikal pemain bola voli kelas V SD Inpres Mbongawani.
Copyrights © 2026