Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan media regulasi emosi melalui pengembangan media emobox (kotak emosi) untuk menstimulasi kemampuan regulasi emosi anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: analisis (analyze), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Melalui model tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan metode kombinasi (mixed methods) dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket kelayakan, observasi, dan wawancara. Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 5 anak pada kelompok kecil dan 15 anak pada kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan persentase kelayakan dari ahli materi sebesar 96% (sangat layak), ahli media sebesar 83,9% (sangat layak), dan ahli pengguna (praktisi) mencapai 100% (sangat layak). Selanjutnya, uji coba lapangan menghasilkan persentase kelayakan sebesar 97,20% pada kelompok kecil dan 95,60% pada kelompok besar, dengan rata-rata gabungan mencapai 96,40% (sangat layak). Maka dari itu, media Emobox (kotak emosi) dinyatakan sangat layak dan efektif untuk mendukung anak dalam mengenali serta mengelola emosi secara mandiri melalui aktivitas bermain konkret yang interaktif.
Copyrights © 2026