PKL ini dilakukan pada toko kelontong di kawasan Babarsari, Sleman, Yogyakarta, dengan tujuan mengetahui kondisi pengelolaan keuangan usaha serta pemanfaatan Google Maps sebagai alat pemetaan pesaing. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara tidak terstruktur, dilanjutkan dengan edukasi dan pendampingan. Hasil menunjukkan bahwa pemilik toko belum memisahkan uang usaha dan uang pribadi, serta belum mencatat keuangan secara sistematis. Pemilik juga belum memanfaatkan Google Maps untuk melihat persaingan usaha di sekitarnya. Setelah diberikan edukasi sederhana, pemilik toko mulai menunjukkan kesediaan untuk mencatat keuangan dan memanfaatkan Google Maps, meskipun perubahan ini masih perlu dibiasakan lebih lanjut.
Copyrights © 2026