Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social comparison dan body dissatisfaction terhadap self-esteem pada dewasa awal pengguna TikTok di Kabupaten Bandung. Metodologi yang diaplikasikan adalah pendekatan kuantitatif, dengan analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dengan instrumen Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM), Body Shape Questionnaire–Short Version (BSQ-8C), dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Analisis data diimplementasikan dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa social comparison berpengaruh negatif dan signifikan terhadap self-esteem (Sig. 0,034 < 0,05). Di samping itu, body dissatisfaction juga terbukti memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap self-esteem (Sig. 0,002 < 0,05). Secara simultan, social comparison dan body dissatisfaction berpengaruh signifikan terhadap self-esteem dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 8,8% menunjukkan bahwa kedua variabel prediktor tersebut dapat menjelaskan 8,8% variasi self-esteem, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat social comparison dan body dissatisfaction, semakin rendah tingkat self-esteem.
Copyrights © 2026