Pariwisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism/CBT) semakin mendapat perhatian sebagai pendekatan yang mampu mendorong pengembangan desa wisata secara berkelanjutan, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran, faktor pendukung, tantangan, serta strategi implementasi CBT dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat, kolaborasi antar pemangku kepentingan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan pemerintah menjadi faktor utama keberhasilan pengembangan desa wisata berbasis komunitas. Namun, keterbatasan infrastruktur, kompetensi manajerial, dan akses teknologi masih menjadi tantangan yang dihadapi di berbagai daerah. Temuan penelitian menegaskan bahwa CBT merupakan strategi yang efektif dalam menciptakan pembangunan pariwisata yang inklusif, berdaya saing, serta mampu menjaga keberlanjutan ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan di Indonesia Timur
Copyrights © 2026