Pembelajaran bagi anak Autis–ADHD di Sekolah Luar Biasa menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, terutama dalam mengelola perilaku, menjaga konsentrasi, serta mengatasi keterbatasan komunikasi dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran bagi anak Autis–ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Subjek penelitian adalah dua orang guru kelas. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala dalam pengelolaan perilaku, mempertahankan fokus belajar siswa, keterbatasan guru pembimbing khusus, serta perbedaan pandangan dengan orang tua. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kemampuan guru, penerapan pembelajaran yang fleksibel, serta kerja sama yang lebih baik antara sekolah dan orang tua.
Copyrights © 2026