Urgensi penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPAS sekaligus memperkuat literasi mitigasi bencana siswa melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning yang mengaitkan materi dengan situasi nyata. Indonesia sebagai negara rawan bencana menuntut adanya penguatan literasi mitigasi bencana sejak pendidikan dasar agar peserta didik memiliki kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi risiko bencana. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga pemahaman peserta didik terhadap konsep mitigasi bencana belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang terintegrasi dengan pendidikan mitigasi bencana dalam meningkatkan hasil pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 35 peserta didik kelas V. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, angket, pedoman wawancara, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta analisis kuantitatif melalui perhitungan rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Indikator keberhasilan ditetapkan apabila minimal 85% peserta didik mencapai nilai di atas KKM dan terjadi peningkatan aktivitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada respon, aktivitas, dan hasil belajar peserta didik. Respon peserta didik menunjukkan kecenderungan positif sebesar 77,2%. Aktivitas belajar meningkat dari 65,8% pada siklus I menjadi 85,2% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 72 menjadi 85 serta peningkatan ketuntasan belajar dari 65,7% menjadi 88,6%. Peningkatan tersebut didukung oleh penerapan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan media video digital dan media konkret berupa simulasi mitigasi bencana sehingga peserta didik dapat memahami konsep secara lebih nyata dan aplikatif.
Copyrights © 2026