Perkembangan e-commerce yang pesat memicu pertumbuhan industri kreatif digital, salah satunya dialami Toko Online Shop Zea Paper Works sejak berdiri akhir tahun 2025. Namun, ekspansi multi-platform melalui berbagai marketplace ini menimbulkan kompleksitas operasional karena sistem penjualan, pembelian, dan manajemen persediaan di lini administrasi masih berjalan manual dan terpisah. Ketiadaan integrasi data secara real-time memicu risiko human error, memperlama waktu verifikasi pembayaran, serta menyebabkan kesenjangan informasi stok gudang yang menghambat konfirmasi pesanan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelemahan tersebut dan merumuskan rekayasa ulang proses bisnis yang solutif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis komparatif alur kerja sebelum (before) dan sesudah (after) digitalisasi melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis otomatisasi terintegrasi mampu menyatukan seluruh interaksi bisnis secara terpusat. Ketika transaksi terjadi, sistem otomatis memotong stok gudang, memperbarui dasbor admin, dan mencatat jurnal keuangan secara instan. Kesimpulannya, transformasi digital ini sangat krusial dalam meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan kerugian akibat salah input, serta membangun tata kelola e-commerce yang profesional dan kompetitif.
Copyrights © 2026