Latar belakang: Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang usaha secara mandiri. Pengembangan minat berwirausaha pada mahasiswa menjadi salah satu upaya yang dapat mendukung pengurangan permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh self-efficacy dan Big Five Personality (extraversion, agreeableness, conscientiousness, emotional stability, dan openness to experience) terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Al Azhar Indonesia yang mengikuti mata kuliah JK2. Metode: menggunakan pendekatan kuantitatif dengan seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut sebagai sampel penelitian melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Big Five Inventory (BFI), Skala Self-Efficacy, dan Skala Minat Berwirausaha, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi berganda. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan Big Five Personality secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (F = 7,579; p = 0,000; p < 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,232 mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 23,2% variasi minat berwirausaha, sedangkan 76,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini, seperti pengetahuan kewirausahaan dan lingkungan keluarga. Kesimpulan:Temuan ini menunjukkan bahwa keyakinan individu terhadap kemampuannya serta karakteristik kepribadian berperan sebagai prediktor penting dalam membentuk minat berwirausaha mahasiswa.
Copyrights © 2026