Kemandirian dalam Activities of Daily Living (ADL) merupakan kemampuan penting bagi lansia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penurunan kondisi fisik dan fungsional pada lansia dapat meningkatkan ketergantungan dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian lansia dalam Activities of Daily Living (ADL) di Desa Nua Ja. Penelitian menggunakan desain survei deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian meliputi usia, kondisi fisiologis, fungsi kognitif, dan dukungan keluarga. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase dengan menerapkan prinsip etik informed consent, anonimitas, dan kerahasiaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia di atas 65 tahun (86%), berpendidikan sekolah dasar (42%), dan bekerja sebagai petani (50%). Dukungan keluarga memengaruhi kemandirian lansia pada seluruh responden (100%), diikuti usia (82%) dan kondisi kesehatan fisiologis (70%), sedangkan fungsi kognitif menunjukkan pengaruh yang minimal (80%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan keluarga, usia, dan kesehatan fisiologis merupakan faktor utama yang memengaruhi kemandirian lansia dalam ADL di Desa Nua Ja.
Copyrights © 2026