Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana teknologi digital digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Era 5.0, di mana teknologi dan kehidupan manusia terpadu dengan lebih cerdas, efektif, dan berfokus pada kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati, berbicara langsung, dan mencatat berbagai dokumen agar bisa memperoleh gambaran yang lengkap mengenai penggunaan teknologi digital dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital, seperti platform belajar online, media pembelajaran interaktif, dan berbagai aplikasi pendidikan, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperluas akses ke sumber belajar, serta meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa. Selain itu, teknologi digital juga membantu guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses belajar mengajar dengan cara yang lebih kreatif dan fleksibel. Namun, penerapan teknologi digital masih mengalami beberapa hambatan, seperti kurangnya fasilitas infrastruktur, perbedaan tingkat kemampuan menggunakan teknologi, serta kesiapan tenaga manusia. Sebab itu, perlu kerja sama bersama antara lembaga pendidikan, guru, murid, dan pemerintah dalam meningkatkan kemampuan digital dan menyediakan fasilitas serta sarana yang cukup. Dengan begitu, penggunaan teknologi digital di Era 5.0 bisa menjadi cara yang tepat untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang lebih kreatif, ramah semua kalangan, dan fokus pada pengembangan kemampuan yang dibutuhkan di abad ke-21
Copyrights © 2026