Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas I B MI Nurul Falah Cibalongsari Kabupaten Karawang. Berdasarkan observasi awal bulan Januari 2025, dari 20 siswa, 65% belum mampu mengenali huruf alfabet secara lengkap, 55% belum dapat merangkai suku kata menjadi kata, dan rata-rata nilai formatif membaca hanya mencapai 35 di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sebesar 70. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penerapan media gambar bertemakan Islami dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan menganalisis peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, pretest, dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman & SaldaƱa. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai membaca permulaan meningkat dari 35 menjadi 82, ketuntasan belajar naik dari 35% menjadi 90%, dan N-Gain Score sebesar 0,72 (kategori tinggi). Media gambar bertemakan Islami terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I MI.
Copyrights © 2026