Pemerintahan di Indonesia menghadapi tekanan ganda berupa akselerasi teknologi Society 5.0 dan kondisi lingkungan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) menjadi variabel penentu dalam merespons dua tekanan tersebut. Kajian ini bertujuan menganalisis strategi transformasi SDM aparatur pemerintahan dalam menghadapi VUCA di era Society 5.0 melalui kerangka kompetensi, teknologi, dan kepemimpinan adaptif. Penelitian menggunakan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan analisis terhadap dokumen kebijakan nasional, laporan lembaga internasional, dan 27 artikel jurnal terindeks Scopus dan SINTA 1-2 yang diterbitkan antara 2020-2024. Temuan menunjukkan bahwa transformasi SDM pemerintahan membutuhkan tiga pilar utama: (1) pengembangan kompetensi digital dan adaptif, (2) reformasi sistem manajemen ASN berbasis merit dan data, serta (3) kepemimpinan transformasional yang responsif terhadap perubahan lingkungan. Pemerintah yang berhasil adalah yang mengintegrasikan teknologi bukan sebagai alat, tetapi sebagai bagian dari budaya kerja organisasi. Kajian ini memberikan implikasi kebijakan bagi reformasi birokrasi, pengembangan program pelatihan ASN, dan desain sistem penilaian kinerja berbasis kompetensi dinamis
Copyrights © 2026