Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana kinerja karyawan dipengaruhi oleh kecerdasan buatan dan manajemen sumber daya manusia digital. Seratus karyawan di wilayah Tangerang Selatan diberikan kuesioner sebagai bagian dari prosedur survei kuantitatif. Dengan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 26, regresi linier berganda digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap instrumen penelitian dianggap sah dan dapat dipercaya. Hasil uji asumsi tradisional menunjukkan bahwa data bersifat heteroskedastik, multikolinear, dan terdistribusi normal. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dan manajemen sumber daya manusia digital meningkatkan kinerja pekerja. Kecerdasan buatan memiliki dampak besar dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan manajemen sumber daya manusia digital memiliki dampak signifikan dengan nilai signifikansi 0,015. Kedua faktor tersebut secara signifikan mempengaruhi kinerja karyawan secara bersamaan, dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,492 menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dan manajemen sumber daya manusia digital menyumbang 49,2% dari variasi kinerja karyawan, dengan faktor-faktor lain di luar penelitian menyumbang sisanya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam manajemen sumber daya manusia dapat meningkatkan produktivitas, akurasi data, dan kualitas pengambilan keputusan.
Copyrights © 2026