Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pemberdayaan sosial melalui pelatihan keterampilan bagi masyarakat rentan desil 1-5 di Kota Tangerang yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan terhadap pelaksanaan program serta masyarakat penerima manfaat di Dinas Sosial Kota Tangerang. Hasil penelitian menemukan bahwa program pelatihan keterampilan seperti cukur rambut, tata boga, dan pijat mampu meningkatkan kapasitas ekonomi dan sosial, kemampuan teknis, kepercayaan diri peserta untuk memulai usaha mandiri ataupun mencari peluang pekerjaan. Program dilaksanakan melalui tahapan pendaftaran berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional DTSEN (desil 1-5), wawancara seleksi calon peserta, serta pelatihan teori dan praktik. Namun di sisi lain, pelaksanaan program masih menghadapi kendala, seperti peserta yang membatalkan secara mendadak keikutsertaan pelatihan dan belum optimalnya keberlanjutan usaha peserta setelah pelatihan selesai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pemberdayaan sosial berbasis pelatihan keterampilan memiliki peran penting untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi masyarakat desil 1-5 di Kota Tangerang, akan tetapi perlu dioptimalkan pendampingan lanjutan agar manfaat program dapat berkelanjutan.
Copyrights © 2026