Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SD 3 Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta menganalisis dampaknya terhadap sikap toleransi siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, siswa kelas IV, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural diimplementasikan secara terintegrasi dalam pembelajaran PPKn melalui penyusunan RPP, pemilihan metode pembelajaran partisipatif, serta penyisipan nilai keberagaman dalam materi ajar. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, media pembelajaran, serta pengaruh lingkungan sosial yang masih homogen. Meskipun demikian, penerapan pendidikan multikultural berdampak positif terhadap sikap toleransi siswa, yang tercermin dari meningkatnya pemahaman, empati, dan perilaku menghargai perbedaan antar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berperan penting dalam pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini.
Copyrights © 2026