Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi serta menguji pengaruhnya terhadap kemandirian belajar siswa kelas IV sekolah dasar. Perkembangan teknologi informasi menuntut guru untuk menguasai media digital guna menciptakan proses belajar yang efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV dan guru di tiga sekolah dasar, dengan sampel yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan angket yang telah diuji validitas isi serta reliabilitasnya (Alpha Cronbach > 0,80). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran berada pada kategori sedang (total skor 116,7), dengan kekuatan tertinggi pada penggunaan internet dan kelemahan pada pembuatan media PowerPoint. Hasil uji regresi membuktikan bahwa kemampuan guru memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar siswa (t = 4,512; p < 0,05), dengan kontribusi efektif sebesar 41,2%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi digital guru, terutama dalam merancang materi interaktif, menjadi faktor strategis untuk menumbuhkan kemandirian belajar siswa sejak jenjang pendidikan dasar.
Copyrights © 2026