Pemahaman konsep matematis merupakan potensi penting yang perlu dikembangkan siswa agar mampu menguasai materi matematika secara bermakna. Penerapan model Game Based Learning yang dipadukan Quizwhizzer bisa menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan kemampuan itu. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi yang diperoleh selama pembelajaran menggunakan model Game Based Learning berbantuan Quizwhizzer dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuasi eksperimen dengan rancangan Nonequivalent Pretest Posttest Control Group Design. Sebanyak 66 siswa kelas VIII dilibatkan sebagai sampel penelitian yang ditentukan melalui teknik Cluster Random Sampling, masing-masing 33 orang pada kedua kelas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematis yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data dianalisis melalui perhitungan uji , uji normalitas Shapiro Wilk, dan uji Mann Whitney U. Analisis menunjukkan bahwa kelas eksperimen mendapat kategori sedang dan kelas kontrol mendapat kategori rendah. Berdasarkan uji Mann Whitney diperoleh bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang signifikan antara kedua kelas. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, peningkatan di kelas eksperimen tampak lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
Copyrights © 2026