Masyarakat Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur merupakan masyarakat yang majemuk dari sisi agama, etnis, dan budaya. Kemajemukan ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam menjaga kerukunan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam membangun sikap toleransi di tengah kemajemukan masyarakat Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan PAK yang berpusat pada nilai kasih, rekonsiliasi, dan penghargaan terhadap sesama mampu membentuk karakter toleran pada peserta didik. Pendekatan inklusif, dialogis, multikultural, dan transformatif terbukti efektif dalam mendorong sikap saling menghormati antarumat beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAK berperan strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu hidup berdampingan secara damai dalam konteks masyarakat majemuk.
Copyrights © 2026