Perkembangan media sosial telah mengubah lanskap komunikasi politik secara signifikan, termasuk dalam pola konsumsi informasi masyarakat. Di tengah arus informasi yang cepat dan tidak selalu terverifikasi, televisi masih dipandang sebagai salah satu sumber informasi politik yang memiliki tingkat kredibilitas relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran televisi sebagai sumber informasi politik kredibel dalam menjaga kualitas demokrasi di era media sosial. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui penelusuran dan analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, serta sumber daring yang relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa televisi memiliki mekanisme verifikasi, struktur redaksi, serta penerapan kode etik jurnalistik yang membedakannya dari media sosial yang lebih terbuka dan minim kontrol. Dalam konteks demokrasi, keberadaan televisi yang kredibel berkontribusi pada pembentukan opini publik yang lebih rasional serta mendorong akuntabilitas kekuasaan. Meskipun menghadapi tantangan digitalisasi dan pergeseran preferensi audiens, televisi tetap memiliki peran strategis sebagai penyeimbang informasi politik di ruang publik.
Copyrights © 2026