Motivasi belajar adalah aspek penting yang membantu mahasiswa mencapai kesuksesan akademik, termasuk mahasiswa dengan disabilitas yang menghadapi berbagai tantangan dalam proses perkuliahan. Salah satu aspek yang diduga memengaruhi motivasi belajar yaitu dukungan dari teman sebaya. Penelitian ini ingin menganalisis hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan motivasi belajar pada mahasiswa disabilitas di Universitas Sebelas Maret. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 31 mahasiswa disabilitas yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Du kungan Sosial Teman Se baya dan Skala Motivasi Belajar yang sudah memenuhi kriteria reliabilitas dan validitas. Data dianalisis secara bertahap dengan melakukan uji normalitas menggunakan Sh apiro Wilk Test, uji linearitas melalui Test for Linearity, serta uji hipotesis melalui korelasi Pearson Product Moment menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil analisis menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal dan terdapat hubungan linear anatara dua variabel. Uji korrelasi memperoleh nilai koefisien sebesar r = 0,700 dan signifikansi p < 0,001, yang menandakan adanya hubungan positif dan signifikan kuat antara motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya. Temuan tersebut mengindikasi bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa disabilitas dari teman sebayanya, semakin tinggi juga motivasi belajar yang dimiliki. Dengan demikian, penguatan dukungan sosial teman sebaya dapat menjadi sala h satu cara untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa disabilitas di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026