Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penguatan Aksesibilitas Model Blended Learning pada Matakuliah Bahasa Indonesia bagi Mahasiswa Tunarungu dan Tunanetra Anggrellanggi, Arsy; Mahardika Supratiwi; Munawir Yusuf; Subagya; Tias Martika
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 1 No 1 (2020): SPECIAL : Special and Inclusive Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol1.no1.a2085

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui pengaruh blended learning terhadap penguasaan materi Bahasa Indonesia, 2) mengetahui respons mahasiswa tunarungu dan tunanetra terhadap pemanfaatan aksesibilitas dalam blended learning. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian mix method. Untuk mengetahui pengaruh blended learning digunakan Randomized Posttest only Control Group Design. Populasinya adalah mahasiswa semester 3 Pendidikan Khusus Universitas Sebelas Maret dan sampelnya yaitu kelas A sebagai kelas eksperimen, kelas B sebagai kelas kontrol. Untuk mengetahui respons mahasiswa tunarungu dan tunanetra melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil uji t penguasan materi didapat thitung = 6,64 > = ttabel =1,66, menunjukkan ada perbedaan, sedangkan untuk uji lanjut yaitu uji Tuckey menunjukkan Qhitung = 7,55 > Qtabel = 2,85, menunjukan bahwa penguasaan materi mahasiswa yang menggunakan blended learning lebih tinggi daripada konvensional. Respons mahasiswa terhadap penggunaan blended learning dalam mata kuliah bahasa Indonesia berdasarkan hasil observasi sangat aktif, wawancara cukup baik, dan dokumentasi sangat baik. Simpulan penelitian ini adalah 1) ada pengaruh blended learning terhadap penguasaan materi Bahasa Indonesia, 2) respons mahasiswa tunarungu dan tunanetra sangat baik.
Implementasi Model Blended Learning terhadap Peningkatan Pemahaman Mata Kuliah Pembelajaran IPA bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada Kelas Inklusi di Perguruan Tinggi Mahardika Supratiwi; Munawir Yusuf; Subagya; Arsy Anggrellanggi; Tias Martika
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 1 No 1 (2020): SPECIAL : Special and Inclusive Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Khusus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol1.no1.a2186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model blended learning terhadap pemahaman materi pada mata kuliah Pembelajaran IPA bagi ABK pada kelas inklusi di perguruan tinggi. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain eksperimen kuasi One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini berjumlah 38 orang mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Pembelajaran IPA bagi ABK pada kelas inklusi di perguruan tinggi. Dua di antara subjek tersebut adalah mahasiswa berkebutuhan khusus tunanetra dan tunarungu. Pengukuran terhadap pemahaman materi dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah penerapan blended learning diberikan. Hasil yang didapatkan dianalisis menggunakan paired t-test. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa terdapat kenaikan rata-rata skor pretes (65,16) dan skor posttes (73,87), dengan nilai t=-9,321 dengan p=0,0001 (p<0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan blended learning terhadap peningkatan pemahaman mata kuliah Pembelajaran IPA bagi ABK pada kelas inklusi di perguruan tinggi.
PENGARUH PELATIHAN BRAIN GYM TERHADAP PENINGKATANKEMAMPUAN KONSENTRASI PADA ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) Anastria Rafitaka; Suci Murti Karini; Mahardika Supratiwi
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.521 KB) | DOI: 10.31001/j.psi.v10i2.309

Abstract

Kurangnya kemampuan konsentrasi merupakan salah satu ciri anak yang mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Brain gym merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brain gym terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi anak yang mengalami ADHD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kasus tunggal desain A-B, dengan fase baseline 4 kali dan fase intervensi 6 kali. Terdapat 11 gerakan brain gym yang diberikan kepada subjek. Subjek dalam penelitian ini satu anak yang mengalami ADHD. Metode pengumpulan data menggunakan tes Digit Span dan observasi durasi kemampuan konsentrasi dengan tugas mewarnai gambar. Analisa data yang digunakan adalah analisa grafik deskriptif dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan konsentrasi meningkat dengan kecenderungan arah dan perubahan level meningkat +1 pada hasil tes digit span dan meningkat +23 pada observasi durasi kemampuan konsentrasi. Presentase overlap yang diperoleh pada pengukuran dengan digit span adalah 33,3% sedangkan pada observasi durasi kemampuan konsentrasi adalah 0%. Simpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah pelatihan brain gym berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi pada anak ADHD.
PENINGKATAN KECERDASAN MORAL MELALUI PERMAINAN EDUKATIF QUARTET CARD PADA ANAK USIA SEKOLAH Mahardika Supratiwi
Jurnal Psikohumanika Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.833 KB) | DOI: 10.31001/j.psi.v10i1.323

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan edukatif quartet card dalam meningkatkan kecerdasan moral pada anak usia sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain untreated control group design with dependent pretest and posttest. Penelitian ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang berasal dari dua sekolah yang berbeda. Subjek penelitian pada kelompok eksperimen berjumlah 15 siswa kelas IV-B SDN Pucangsawit No.119 Surakarta, sedangkan subjek penelitian pada kelompok kontrol berjumlah 16 siswa kelas IV SDN Jagalan Surakarta. Permainan edukatif quartet card diberikan pada kelompok eksperimen sebanyak tiga kali pertemuan. Data kecerdasan moral diungkap menggunakan Skala Kecerdasan Moral. Kecerdasan moral diukur sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan setelah perlakuan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Analisis Kovarian (Anakova). Uji Anakova menunjukkan nilai F = 4,345 dengan p = 0,047 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kecerdasan moral yang signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen (M=132,87) memiliki rata-rata skor pemahaman mengenai kecerdasan moral yang lebih tinggi dari kelompok kontrol (M=123,06). Berdasarkan hasil tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa permainan edukatif quartet card dapat meningkatkan kecerdasan moral kelompok eksperimen.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DAN REGULASI DIRI DENGAN KEDISIPLINAN SISWA BOARDING SCHOOL SMP IT AL HUDA WONOGIRI Baqiyyatush Sholihah; Hardjono Hardjono; Mahardika Supratiwi
Jurnal Psikohumanika Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Psikohumanika
Publisher : Program Studi S1 Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.347 KB) | DOI: 10.31001/j.psi.v11i2.695

Abstract

Boarding school is a system known as a place for forming the character of discipline and independence of students. Discipline is a behavior consciously and seriously to obey the rules according to applicable norms. Problems with discipline at the Boarding School include, for example, fighting, smoking, dating, going out of the compound not permitting, and carrying electronic equipment. Discipline is influenced by matters related to external influences such as parent-child communication and is influenced by internal influences such as self-regulation. The purpose of this study was to determine the relationship between parent-child communication and self-regulation with discipline in boarding school students at SMP IT Al Huda Wonogiri. The approach in this study uses correlational quantitative. The sample in this study was 186 students selected through proportional stratified random sampling. The research data was obtained with three scales, namely the discipline scale with r = 0.912, the parent-child communication scale with r = 0.922, and the self-regulation scale with r = 0.834. The analysis technique used is multiple linear regression analysis and correlation test. The conclusion of this study is that there is a relationship between parent-child communication and self-regulation with discipline in boarding school students at SMP IT Al Huda Wonogiri (Fcount > Ftable (26,261 > 3,045); p = 0,00; and R = 0,472 ) Partially there is a significant relationship between parent-child communication with discipline (rx1y = 0.316; p = 0.000 < 0.05), and self regulation is also significantly associated with discipline (rx2y = 0.151; p = 0.040 < 0.05) . R2 value is 0.223, so in this study parent-child communication and self-regulation together have an effective contribution to discipline of 22.3%.
Relaxation in Children: Method to Reduce the Negative Effects of Using Gadgets on the Alpha Generation laelatus syifa sari agustina; afia fitriani; Mahardika Supratiwi
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 5, No 2 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.727 KB) | DOI: 10.26858/talenta.v5i2.12755

Abstract

Generasi Alpha adalah generasi yang memiliki tingkat keakraban yang tinggi dengan teknologi, bahkan sudah dialami sejak bayi. Mereka sangat akrab dengan penggunaan leptop, komputer, HP, tab dan perangkat gadget yang sangat dipenuhi stimulus audia dan visual dalam sekali tempo. Anak generasi Alpha biasa menghabiskan waktu dengan gadget secara berlebih tanpa menyadarinya. Pemakaian gadget pada generasi alpha bukan tidak membawa resiko, anak yang bermain video game menunjukkan fungsi visual yang lebih aktif menghasilkan gejala yang mirip dengan hiperaktivitas dan menurunkan daya konsentrasi. Pemakaian gadget bahkan dapat menurunkan prestasi anak didunia akademik. Untuk meningkatkan daya konsentrasi, bisa dilakukan dengan mengaktifkan sensasi dalam tubuh, sehingga tubuh berada dalam keadaan yang rileks dan suasana yang menyenangkan, karena dalam keadaan tegang seseorang tidak akan dapat menggunakan otaknya dengan maksimal. Relaksasi merupakan sebuah teknik untuk me-relaks-kan fisik maupun batin. Relaksasi dipandang efektif mengurangi dampak negatif sebagai akibat dari pengaruh penggunaan gadget. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan literatur review. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh relaksasi dan menyusun instrumen relaksasi yang tepat dilakukan kepada anak. Hasil menunjukkan bahwa relaksasi dapat meningkatkan kesadaran dan menurunkan ketegangan pada individu. Dan dalam prosesnya, relaksasi meliputi 3 fase yaitu loosening up, letting go dan going to close.  Keyword : relaksasi, gadget, generasi alpha, anak
Pelatihan Pembuatan Masker Kain 3 Lapis bersama Masyarakat Slogohimo oleh Tim KKN UNS 314 Mahardika Supratiwi; Aulia Firdatin; Esti Istina Wardani; Danti Ayu Saputri
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini betujuan untuk: (1) memberikan pelatihan pembuatanmasker kain kepada ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19 di DesaSlogohimo (2) mengetahui permasalahan yang dihadapi ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkanselama pandemi Covid-19 (3) meningkatkan kepedulian dan kesadaran minat masyarakat untukmenggunakan protokol kesehatan  salah satunya dengan pemakaian double masker. Metode kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah, demontrasi, metode tanya jawabdan pelatihan. Kegiatan pelatihan ini melibatkan ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkan denganjumlah peserta pelatihan sebanyak 15 orang. Hasil luaran kegiatan ini yaitu (1) evaluasi masker yangdibuat peserta pelatihan secara umum termasuk kategori baik dengan rata-rata keberhasilan 80%, (2)tersampaikannya beberapa permasalahan ibu-ibu PKK dan pekerja yang dirumahkan akibat pandemiCovid-19 di Desa Slogohimo kepada mahasiswa, (3) peningkatan terhadap kepedulian dan kesadaranmasyarakat untuk tertib protokol kesehatan melalui pelaksanaan pelatihan pembuatan masker kain,dilihat dari antusiasme peserta pelatihan dan keaktifan peserta selama sesi tanya jawab kegiatan.Kata Kunci: Slogohimo, Pelatihan, Masker Kain
Sosialisasi Pembuatan Pestisida Alami untuk Pengendalian Hama di Desa Setren, Wonogiri Mahardika Supratiwi; Zulfa Laila Maghfiroh; Rizca Febry Tiana; Cici Meisi Karlina
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimanadibutuhkan adanya pendampingan atau advokasi secara langsung kepada masyarakat melaluiprogram-program baru maupun edukasi mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah. Hasil bumi tidakhanya dikendalikan setelah panen saja, tetapi juga dikendalikan pada saat pra panen yaitu saat masihditanam di lahan. Beberapa tanaman memiliki permasalahan dijangkiti oleh hama. Pestisida sebagaipengusir hama banyak digunakan untuk menjadi solusi menyingkirkan hama yang ada. Akan tetapi,pestisida yang banyak beredar di pasaran berasal dari bahan kimia yang berpotensi merusaklingkungan jika dipakai melebihi batas. Oleh karena itu, dibutuhkan pestisida alami untuk menjadipenggantinya. Kelompok KKN 313 UNS mengadakan sosialisasi tentang pembuatan pestisidaberbahan dasar bahan alam berupa daun papaya yang ditujukan pada masyarakat terutama petaniDesa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri dengan metode luar jaringan (Luring). Hasilyang diperoleh dari kegiatanpembuatan pestisida alami ini adalah dapat memberi pengetahuan kepadamasyarakat tentang pemanfaatan bahan alam untuk pembuatan pestisida serta diperoleh informasitentang prosedur pembuatan pestisida dari daun pepaya yang efektif serta dapat mengurangi efekpencemaran lingkungan akibat penggunaan dari pestisida kimia. Kata Kunci : Pengabdian Masyarakat, Pestisida Alami, dan Sosialisasi
Focus attention and mathematical problem solving processes in students with ADHD Nabila Ega Pramono; Sumaji; Savitri Wanabuliandari; Sekar Dwi Ardianti; Mahardika Supratiwi; Evanita
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 1 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i1.30364

Abstract

Purpose: This study aims to investigate the mathematical problem-solving abilities of students with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) based on their levels of focused attention. Method: This research employed a qualitative approach using a case study design conducted at SDLB Sunan Kudus, Indonesia. Three students diagnosed with ADHD were purposively selected to represent high, moderate, and low levels of focused attention. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, mathematical problem-solving tests, and documentation. The problem-solving test was developed based on the National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) problem-solving indicators and Polya’s four stages of problem solving: understanding the problem, planning a solution strategy, implementing the strategy, and reviewing the results. Data credibility was ensured through source triangulation, while the data were analysed using descriptive qualitative analysis. Findings: The results indicate that focused attention significantly influences the mathematical problem-solving processes of students with ADHD. Students with high focused attention were able to perform all stages of problem solving systematically, whereas students with moderate focused attention obtained correct answers but demonstrated incomplete procedural explanations. In contrast, students with low focused attention encountered substantial difficulties in completing the problem-solving stages effectively. Significance: These findings emphasise the importance of focused attention in supporting mathematical reasoning and provide insights for educators in designing instructional strategies that strengthen attention regulation and structured problem-solving skills for students with ADHD.
The impact of the Preview, Question, Read, Summary, and Test (PQRST) method on enhancing the reading comprehension skills of deaf students in the seventh grade at SLB B YRTRW Surakarta. Chabelita Pramesti Fergiawan; Joko Yuwono; Mahardika Supratiwi
Journal of Disability Vol 5, No 1 (2025): June
Publisher : Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jod.v5i1.99926

Abstract

Education plays a povital role in shaping the future of students, particulary those with special needs. Deaf students encounter challenges in language acquisition and reading comjprehension due to hearing impairments that impede their ability to process verbal information. This study investigates the impact of Preview, Question, Read, Summary, and Test (PQRST) method of enhacing the reading comprehension skills of deaf students in the seventh grade at Special School for Deaf Children Yayasan Rehabilitasi Tuna Rungu Wicara (SLB B YRTRW) in Surakarta. A pre-experimental research design employing a one-group pretest-posttest approach was employed. Nine deaf students paricipated in study, enganging in series of reading comprehension activities utilising the PQRST method. Data collection was conducted through written and oral comprehension tests before and after intervention. Statistical analysis employing the Wilcoxson Signed Rank Test was conducted to asses the method's effecteness. The findings revealed a subtansial improvement in students' reading comprehension scores following the implementation of the PQRST method. Students demonstrated enhancred capabilities in identifying main ideas, summarising texts, and answering comprehension questions. The structured approach of the PQRST method provided the systematic learning framework that supported student's cognitive processing and memory retentio. This research underscores the significance of employing structured and interactive teaching methods to optimise the learning potenstial of deaf students.