Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan AI berupa ChatGPT, Gemini, dan Meta AI serta menggunakan Konvensional biasa pada mata pelajaran Ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 37 Jakarta. Sampel penelitian terdiri atas tiga kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan media berbasis Artificial Intelligence (AI), serta satu kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes objektif berupa berbentuk pilihan ganda. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjutan Post Hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelompok yang menggunakan AI dan kelompok konvensional (Sig. = 0,025 < 0,05). Namun, hasil uji Tukey HSD menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ChatGPT, Gemini, dan Meta AI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026