Rendahnya pengetahuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana letusan Gunungapi menjadi permasalahan penting, khususnya bagi sekolah yang berada di kawasan rawan bencana Gunungapi Gamalama Ternate. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan siswa kelas XI SMA Negeri 6 Kota Ternate dalam menghadapi bencana letusan Gunungapi Gamalama melalui penerapan model project based learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek sebanyak 25 siswa, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sebanyak 15 siswa (60%) belum mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 10 siswa (40%) telah mencapai ketuntasan. Namun, pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, di mana sebanyak 23 siswa (92%) telah mencapai ketuntasan belajar dan hanya 2 siswa (8%) yang belum tuntas. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model project based learning efektif meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana letusan Gunungapi Gamalama.
Copyrights © 2026