Media sosial TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan konsumen untuk memberikan opini mengenai produk dan layanan, termasuk pada sektor Food and Beverage (F&B). Informasi yang terdapat pada komentar pengguna dapat dimanfaatkan untuk mengetahui persepsi konsumen dan mengevaluasi strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen konsumen terhadap usaha F&B di Tembilahan pada media sosial TikTok menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sebanyak 500 komentar TikTok yang diperoleh melalui teknik scraping. Data kemudian melalui tahap preprocessing, pelabelan sentimen, ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, dan klasifikasi menggunakan Naïve Bayes. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix, accuracy, precision, recall, F1-score, serta 5-Fold Cross Validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen netral mendominasi dengan 248 komentar (49,6%), diikuti sentimen positif sebanyak 156 komentar (31,2%) dan sentimen negatif sebanyak 96 komentar (19,2%). Model Naïve Bayes menghasilkan akurasi sebesar 93,00% dengan rata-rata akurasi cross validation sebesar 92,00%. Hasil ini menunjukkan bahwa Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen konsumen dengan baik dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi strategi pemasaran digital usaha F&B di Tembilahan
Copyrights © 2026