Lembaran Sejarah
Vol 22, No 1 (2026)

Di Antara Salib dan Pedang: Perjumpaan Misi, Kolonialisme, dan Aspirasi Batak

Johann Angerler (Austrian cultural anthropologist and independent researcher)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Artikel ini mengkaji dampak misi Kristen dan kolonialisme terhadap masyarakat Batak, dengan fokus pada keterkaitan erat antara aktivitas penginjilan Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) dan ekspansi kekuasaan kolonial Belanda di Sumatra Utara. Berangkat dari kegiatan misi RMG di Tanah Batak yang dimulai pada tahun 1861—sebuah lembaga misi Jerman yang dikenal berhaluan pro-kolonial dan memiliki bias rasial—tulisan ini menelusuri perubahan sosial-politik dan kultural yang menyertai proses kristenisasi serta integrasi wilayah pegunungan Batak ke dalam administrasi Hindia Belanda. Kajian ini menegaskan bahwa masyarakat Batak bukanlah subjek pasif dalam proses ini. Dengan caranya sendiri, mereka aktif menavigasi perubahan, berupaya menentukan nasib sendiri, dan mengembangkan aspirasi menuju otonomi—baik dalam ranah politik lokal maupun di dalam gereja. Artikel ini, yang diterjemahkan oleh Uli Kozok dari versi aslinya dalam bahasa Jerman, didasarkan pada sumber-sumber primer termasuk laporan-laporan misi, dan disertai analisis historiografis kritis terhadap peran teologi, ideologi kolonial, dan sistem kekuasaan lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

lembaran-sejarah

Publisher

Subject

Education Health Professions

Description

Lembaran Sejarah is a bilingual academic and peer-reviewed journal on Indonesian and regional history of Southeast Asia. It is part of a long tradition of journal publication of the Department of History at Universitas Gadjah Mada from the 1960s. The journal embraces articles on Indonesian history ...